Sejarah & Wilayah
Asal mula, nama, dan batas wilayah Kelurahan Kelapa Dua.
Sejarah Kelurahan
Kelurahan Kelapa Dua mulai dihuni sekitar tahun 1937, ketika enam kepala keluarga dari berbagai etnis menetap di wilayah ini. Pada tahun 1958, wilayah tersebut masih menjadi bagian dari Desa Papusungan sebagai Lingkungan/Jaga 6.
Seiring bertambahnya jumlah penduduk, wilayah ini tetap berstatus Lingkungan 6 hingga akhirnya mengalami perubahan status pemerintahan. Pada tahun 2007, Kelapa Dua resmi ditetapkan sebagai kelurahan yang berdiri sendiri, dan kini terdiri atas 2 lingkungan dengan 6 RT.
Asal Usul Nama
Nama "Kelapa Dua" berasal dari dua pohon kelapa yang tumbuh di sebuah tanjung pada masa awal pemukiman. Keduanya menjadi ciri paling menonjol di wilayah ini, sehingga masyarakat menjadikannya nama tempat yang terus dipakai hingga sekarang.
Wilayah
Visi & Misi
Visi
"Mewujudkan Kelurahan Kelapa Dua yang Mandiri, Sejahtera, dan Tangguh Bencana, Berlandaskan Gotong Royong dan Kearifan Masyarakat Pesisir."
Misi
- Meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan kelurahan yang transparan, responsif, dan dekat dengan masyarakat.
- Mengembangkan potensi ekonomi warga berbasis hasil kebun (pala, kelapa, cengkeh) dan hasil laut melalui pemberdayaan UMKM.
- Meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi risiko bencana pesisir, termasuk tsunami dan abrasi.
- Menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan hasil kebun sebagai sumber penghidupan berkelanjutan.
- Memperkuat gotong royong dan kerukunan antarwarga dalam setiap kegiatan pembangunan kelurahan.